Bikin Lemot, Ini 5 Aplikasi Wajib Kamu Hapus dari Smartphone

Aplikasi smartphone tentu saja dapat membantu pengguna dengan berbagai tugas sehari-hari.

Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa semakin banyak program di ponsel, semakin cepat baterai terkuras, semakin cepat memori internal terisi, dan risiko keamanan iPhone atau Android Anda meningkat.

Akibatnya, pengguna harus menghapus program berikut. Apa pun?

Jadi, itulah berbagai jenis aplikasi yang perlu dihapus dari ponsel Android Anda. Ponsel Android Anda akan lebih ringan dan lebih cepat ketika Anda menghapus aplikasi ini, dan Anda akan lebih menghemat baterai dan kuota data. Jadi, mulai sekarang, lebih berhati-hatilah saat memasang aplikasi di ponsel Android. Apakah Anda memiliki program lain yang perlu di-uninstall? Beri tahu Jaka di bagian komentar di bawah.

1. App for Weather

Sejumlah aplikasi cuaca di Play Store dan AppStore diketahui membawa infeksi berbahaya, menurut laporan dari beberapa spesialis keamanan siber.

Menurut sebuah penelitian baru-baru ini, satu aplikasi cuaca mengambil informasi kartu kredit orang setelah mereka mengunduhnya.

Omong-omong, sebagian besar ponsel cerdas hadir dengan aplikasi bawaan yang unggul, serta program yang lebih berbahaya dan mengancam keamanan pengguna.

2. Various Default Apps

Selain browser, ada banyak aplikasi seluler Android default yang jarang atau tidak pernah digunakan. Bloatware adalah istilah lain untuk program default. Lebih baik membuang memori internal daripada mengisinya. Menyingkirkan aplikasi default ini, di sisi lain, memerlukan akses root. Untuk informasi lebih lanjut, lihat artikel Jaka berikut:

Jadi, itulah berbagai jenis aplikasi yang perlu dihapus dari ponsel Android Anda. Ponsel Android Anda akan lebih ringan dan lebih cepat ketika Anda menghapus aplikasi ini, dan Anda akan lebih menghemat baterai dan kuota data. Jadi, mulai sekarang, lebih berhati-hatilah saat memasang aplikasi di ponsel Android. Apakah Anda memiliki program lain yang perlu di-uninstall? Beri tahu Jaka di bagian komentar di bawah.

3. Applications that claim to be able to save RAM

Anda harus mengetahui aplikasi yang berjalan di latar belakang pada ponsel cerdas, yang membebani RAM dan masa pakai baterai. Banyak orang didorong untuk menghemat kapasitas RAM dengan menginstal program penghemat RAM.

Namun, secara teori, program penghemat RAM ini menghentikan proses kerja aplikasi lain. Ini dianggap memperburuk masalah karena, ketika proses ditutup secara paksa, banyak aplikasi latar belakang harus melanjutkan proses.

4. Antivirus Apps

Smartphone Android dan iOS, pada kenyataannya, datang dengan sistem keamanan mereka sendiri. Misalnya, Anda dapat menggunakan Pengelola Perangkat Android untuk melindungi perangkat Anda dari pencurian tanpa harus memasang aplikasi lain.

Sedangkan jika program tersebut mengandung malware, Google akan memeriksanya di Play Store secara otomatis. Akibatnya, software antivirus hanya bermanfaat jika Anda sering mengunduh aplikasi dari sumber selain Play Store (dalam bentuk file APK).

5. Smartphone Cleaner App

Pengguna menggunakan program pembersihan ponsel cerdas seperti Clean Master dan lainnya untuk meningkatkan fungsionalitas perangkat Android mereka.

Memang benar terkadang data tertinggal di cache setelah Anda menghapus aplikasi. Namun, Anda tidak perlu mengunduh aplikasi pembersih ponsel cerdas.

Untuk membersihkan data penting, buka menu “Pengaturan”, lalu ke menu “Penyimpanan”, lalu ke “Hapus cache” dan OK.

Anda juga dapat menghapus cache setiap aplikasi dengan membuka “Pengaturan”, lalu “Aplikasi”, lalu “Diunduh”, menekan aplikasi, lalu memilih “Hapus Cache” di halaman berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.